http://www.youtube.com/watch?v=8fEny751II4
Coba simak video di atas..
Mungkin bukann kenyataan mengagetkan, bahwa masih ada praktik riba di bank syari’ah.
Maka, saya bertekad tidak akan menjadi nasabah bank, apa pun itu. Toh, selama ini saya bisa hidup normal kok.
Walau terkesan primitif, tidak punya rekening.
Walau terkesan kuno, transfer uang aja harus ke Bank dulu setoran tunai.
Walau terkesan jadul, tidak ada kartu ATM di dompet.
Teruntuk teman-teman yang ‘terpaksa’ bekerja di bank syari’ah, semoga kalian lekas menemukan jalan yang bebas dari keraguan sekaligus mendapat ridha orang tua, Kawan… *smile*
“Jangan banyak makan xxxxxx, banyak pengawetnya”.
Pernah dengar kalimat di atas? Mungkin sering untuk beberapa produk. Sayangnya beberapa produk itu ternyata tidak berpengawet, lho.. Kalimatnya mungkin saja benar, bahwa kita tidak boleh sering2 mengonsumsi produk tersebut. Tapi, alasannya juga harus benar ya.. Jangan sampai produk itu tanpa sengaja ‘terfitnah’ karena sifat sok tahu kita..
Ingat, makanan awet itu tidak selalu karena bahan pengawet yaa…
by zahra 4 Comments
Kadang heran dengan perubahan sikap sebagian perempuan yang kadang ekstrem Continue Reading →
by zahra 2 Comments
Pertanyaan dimulai dengan…
Saya masih teringat update status yang pernah ditulis teman saya (nonis) beberapa waktu silam. Intinya, ia menyatakan bahwa,
Continue Reading →
Begitulah kata-kata yang sering saya ucapkan pada diri sendiri ketika menghadapi sesuatu yang tidak mudah.
Ya, semua ini, nanti, toh akan menjadi masa lalu. Tinggal bagaimana kita memaknai masa lalu tersebut.